PROFILE FIGHTER
Aser Kewas Tuama (Asher Kewas)
Aser Kewas Tuama (Asher Kewas) merupakan salah satu prospek paling bersinar di kelas terbang (Flyweight, 50,8 kg) Indonesia saat ini. Petinju kidal (southpaw) berusia sekitar 25 tahun asal Ambon, Maluku, ini memiliki tinggi badan 160 cm dan dikenal dengan gaya bertarung yang mengandalkan kecepatan serta kelincahan pergerakan kaki. Di atas ring, ia sangat cerdik menjaga jarak aman menggunakan jab-jab tajam sebelum menusuk pertahanan lawan dengan kombinasi hook atau straight kanan yang tak terduga. Berkat kemampuan taktisnya tersebut, Aser sukses menorehkan prestasi membanggakan di jalur profesional, di antaranya berhasil merebut sabuk juara WBC Asian Silver Flyweight serta juara KTPI/IBPC Flyweight.
James Alba Mokoginta
Jemz Mokoginta adalah petinju veteran papan atas Indonesia dengan jam terbang yang sangat tinggi. Lahir di Tilope, Sulawesi Utara, petinju berusia sekitar 35 tahun dengan tinggi badan 167 cm ini sekarang bertarung di kelas welter (Welterweight, 66,6 kg), setelah sebelumnya sempat aktif dan merajai kelas bulu serta kelas ringan. James dikenal sebagai seorang hard hitter berpengalaman dengan gaya bertarung orthodox. Kombinasi antara ketahanan fisik yang solid dan kekuatan pukulan murni (power punching) membuatnya menjadi petarung yang sangat ditakuti, yang sering kali menyudahi perlawanan musuh lewat skema TKO di ronde-ronde awal. Sepanjang karier panjangnya, James telah mengoleksi berbagai gelar bergengsi seperti Juara WBC Asian Silver Welterweight, mantan Juara WBC Asian Continental Featherweight, serta pemegang sabuk WBA Asia South Featherweight.
Biwa
Sarah Avilia Hetharia (yang akrab disapa Sarah Hetharia atau “Biwa”) merupakan salah satu petarung serta content creator wanita yang sangat mencuri perhatian di panggung combat sports Indonesia saat ini, khususnya di ajang IBOCS. Perempuan kelahiran 2002 asal Ambon, Maluku, yang memiliki tinggi badan 162 cm ini bertarung di kelas bulu wanita (Women’s Featherweight). Selain memiliki pukulan yang cepat dan presisi, daya tarik utama Sarah di atas ring adalah kombinasi antara parasnya yang menawan dengan gaya bertarungnya yang sangat tangguh, agresif, dan tidak gentar menghadapi jual-beli pukulan. Di luar ring, popularitasnya sebagai influencer digital yang aktif membagikan konten seputar gaya hidup sehat dan latihan disiplin tinggi turut andil dalam menaikkan animo serta antusiasme penonton baru, khususnya kaum hawa, untuk melirik dunia olahraga tinju di Indonesia.
Susanti Ndapataka
Susanti Ndapataka adalah salah satu petarung wanita paling berprestasi dan paling ditakuti di panggung combat sports Indonesia saat ini. Lahir di Nusa Tenggara Timur (NTT), atlet tangguh berkekuatan pukulan dan tendangan luar biasa ini memiliki latar belakang mentereng sebagai peraih medali emas di cabang olahraga Muay Thai pada PON XX Papua 2021 dan PON XXI Aceh-Sumut 2024. Saat merambah ke dunia tinju profesional dan ajang seperti IBOCS, Susanti membawa mentalitas juara dan disiplin tinggi yang membuatnya sangat dominan. Di atas ring, ia dikenal dengan gaya bertarung yang sangat agresif, memiliki striking yang presisi, serta ketahanan fisik (daya tahan pukul) yang luar biasa, menjadikannya momok menakutkan bagi siapa pun lawan yang berani berdiri di hadapannya.

